Memulai Bisnis Pribadi

Jan 20th, 2010 | By galeriukm | Category: Artikel

Mengelola Bisnis Pribadi menjadi kegiatan banyak orang, tidak hanya orang yang memang menggantungkan hidupnya dari bisnis itu sendiri tetapi juga bagi orang yang sudah memiliki pekerjaan tetapi ingin meningkatkan penghasilannya. Banyak pekerja di perusaan Swasta, Pegawai Negeri, Ibu rumah tangga memiliki kegiatan bisnis pribadi yang hasilnya cukup besar, bahkan bisa lebih besar dari gaji bulanannya. Alasannya adalah untuk meningkatkan penghasilan atau sebagai usaha sampingan. Memulai bisnis pribadi atau bisnis yang dimiliki sendiri pada dasarnya dapat dilakukan oleh setiap orang, baik orang yang belum memiliki pekerjaan ataupun orang yang sudah memiliki pekerjaan.

Sama dengan bisnis lainnya bisnis pribadi menawarkan keuntungan disatu sisi tetapi juga ada kemungkinan mengalami kegagalan. Maka jika ingin memulai Bisnis pribadi harus benar-benar dipersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. Bukan karena ini sebagai usaha sampingan lalu tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Setiap bisnis menuntut pelaksanaan yang serius dan sungguh-sungguh berorientasi kepada kualitas. Ada beberapa tips untuk memulai Bisnis Pribadi ( Bisa juga bisnis lain ) yang bisa dijalankan agar menuai kesuksesan.

Tips Memulai Bisnis Pribadi

1. Mencari Jalan dari beberapa cara yang ada, kreatif, fleksibel dan cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan kita. Ide bisnis bisa datang dari hal-hal yang disenangi dan dikuasai. Hobi bisa manjadi lahan untuk memulai bisnis pribadi.

2. Rumuskan Tujuan Pribadi kita, setiap orang memiliki target dan keinginan seperti apa kita di masa depan. Pencapaian apa yang akan diinginkan setelah sekian tahun dari sekarang. Terkadang ini tidak dirumuskan dalam fikiran. Setelah seseorang memiliki tujuan yang jelas dalam hidup maka ada keinginan yang kuat untuk mewujudkan itu semua.

3. Memulai Bisnis Dari Pengalaman yang dimiliki, memulai bisnis dari pengalaman yang sudah dimiliki merupakan ide yang cukup bagus. Sebagai contoh jika kita sudah pernah bekerja di sebuah restoran maka kita bisa memulai bisnis di bidang restoran. Berbekal pengalaman menjadi pegawai restoran tersebut kita memiliki pemahaman tentang seluk beluk bisnis restoran.

4. Jangan Berfikir Untuk Kaya dengan cepat, kebanyakan orang berbisnis untuk memperoleh kekayaan dengan cepat. Bisnis pada akhirnya adalah mencari keuntungan dan kekayaan tetapi sikap berorientasi pada uang hanya akan mendukung kegagalan bisnis. Lebih baik memulai bisnis dengan berorientasi pada kualitas.

5. Lakukan Dengan sebaik-baiknya, sebagai tindak lanjut dari orientasi pada kualitas maka dalam menjalankan bisnis harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Lebih baik mendapatkan keuntungan sedikit tetapi berkualitas daripada untung besar tetapi tidak berkualitas. Hal pertama akan mendukung kelangsungan bisnis jangka panjang dan hal kedua hanya akan mengantarkan bisnis pribadi pada kegagalan. Selamat Memulai Bisnis Pribadi. (Galeriukm).

Sumber : Pri Notowidigdo, SWA Online

Related posts:

  1. Menjadi Pribadi Yang Sukses Dalam Bisnis
  2. Keberanian Memulai Usaha




Tags: , , , ,

6 comments
Leave a comment »

  1. [...] bisnis, sehingga dapat memperoleh penghasilan sampingan di samping penghasilan utama dari gaji.  Mengelola bisnis pribadi merupakan satu bentuk investasi . Bagi seorang enterpreneur Investasi merupakan hal yang senantiasa [...]

  2. Terimakasih untuk tips-tips nya ini merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi kami

    Reply

  3. [...] bisnis harus ditentukan terlebih dahulu sebelum mengambil langkah. Meskipun itu adalah sebuah bisnis pribadi atau bisnis sampingan sistem bisnis harus bisa didesain dan dijalankan dengan baik. Harapan setiap [...]

  4. [...] bentuk dan bidang bisnis, proses bisnis, model manajemen, analisis usaha dan lain-lain. Untuk memulai usaha bisnis yang benar-benar baru tentu banyak hal yang masih mengambang dan penuh dengan [...]

  5. [...] seperti pernah diulas pada tulisan terdahulu. Cara yang paling banyak dilakukan adalah dengan membangun sistem bisnis sendiri, mengikuti bisnis waralaba dan Bisnis Multilevel Marketing(MLM). [...]

  6. [...] dulu, itu sudah lumrah. Tapi tak benar, tak mungkin memulai bisnis tanpa uang tunai Mungkinkah kita mulai bisnis tanpa memiliki uang tunai? Saya kira itu mungkin saja. Mengapa tidak! Jika kita mampu [...]

Leave Comment






Economics Blogs - BlogCatalog Blog Directory