May 18th, 2010

Riset Pemasaran Awal Strategi Pemasaran

By -- Category: Artikel

Pemasaran sebuah produk akan berhasil  jika dijalankan dengan strategi pemasaran yang baik. Di samping kelihaian seorang marketer di dalam menawarkan sebuah produk, perlu pula didukung langkah-langkah strategi pemasaran yang diterapkan di dalam menjual produk. Strategi pemasaran dilakukan untuk mendapatkan pelanggan sebanyak mungkin dan pelanggan merasa puas membeli prosuk kita. Strategi pemasaran merupakan kegiatan yang sangat dinamis dan selalu mengalami perubahan. Salah satu proses awal sebelum menetapkan sebuah strategi pemasaran adalah melakukan riset pemasaran. Riset pemasaran merupakan input bagi pemilik usaha yang perlu  ditindak lanjuti melalui proses-proses selanjutnya hingga akhirnya produk benar-benar siap diterima oleh pasar. Biasanya sebelum meluncurkan sebuah produk baru perlu dilakukan riset pemasaran ini.
Sesungguhnya riset pemasaran memegang peranan yang cukup penting bagi suksesnya sebuah di dalam meluncurkan produknya. Bagi Kelompok Usaha Kecil Dan Menengah hampir-hampir kosa kata ini tidak pernah masuk dalam kamus pemasaran produknya. Bagi sebagian yang lain Riset Pemasaran mungkin sudah dilakukan, hanya saja tidak secara khusus dilakukan melalui lembaga semisal Research and Development. Meski riset pemasaran ini akan di formalkan atau tidak, tidaklah terlalu penting, yang terpenting adalah sebelum meluncurkan produk ke pasar perlu di dahului dengan Riset Pemasaran yang akan menentukan strategi pemasaran apa yang akan dipakai.

Riset pemasaran akan memberikan data-data yang kita perlukan mengenai segmentasi, profil dan perilaku konsumen, apresiasi terhadap produk kita, dan banyak lagi hal lain yang menarik dan bermanfaat. Oleh karena itu, walaupun tidak semua dari kita pernah terlibat secara langsung dengan riset pemasaran, sedikitnya kita pasti pernah memanfaatkan data yang berasal dari riset pemasaran yang berkorelasi terhadap produk kita.

Sebagian pengusaha memasarkan produk hanya berdasar interpretasinya sendiri , begitu mereka menemukan “ide cemerlang”, tanpa melakukan riset pasar mereka langsung merealisasikan ide mereka. Masalah sesuai atau tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen itu perkara nanti, padahal produk tersebut tidak dibutuhkan oleh pasar. Yang lebih parah, sudah tidak memakai riset, langsung diproduksi dalam skala besar tanpa tes dan ukur terlebih dahulu. Alasannya sangat klasik, supaya cepet untung gedhe. Alhasil bukan untung yang di dapat tetapi malah buntung yang diterima.

Cara Melakukan Riset Pemasaran

Jika memang riset pasar memegang peranan yang penting di dalam kesuksesan bisnis kita, Lantas bagaimana cara melakukan Riset pemasaran? Ada tiga metode riset pemasaran yang cukup poluler yang biasa diterapkan untuk mengetahui apakah produk bisa diterima di pasaran atau tidak.

1. Kuesioner.
Metode riset pemasaran kuisioner bisa dilakukan dengan survei kertas (wawancara langsung) atau online. Pada umumnya, kuesioner lebih berpeluang dijawab jika ada insentifnya (yakni imbalan).

2. Grup Fokus.
Grup fokus adalah metode riset pemasaran dengan mengunakan grup kecil konsumen yang dikumpulkan dibawah arahan seorang moderator, sementara para peneliti merekam dan mencatat pengamatan mereka atas respon, reaksi, dan komentar pelanggan. Peserta biasanya dibayar atas waktu mereka.
Berdasarkan pengalaman sepuluh responden dengan satu moderator dan tiga peneliti cukup efektif untuk metode riset pemasaran ini. Tapi hati-hati jika menggunakan metode riset pemasaran ini, jawaban yang diperoleh dari responden seringkali bias.

3. Survei.
Survei lebih singkat dibanding kuesioner, jadi tidak perlu imbalan. Survei secara online akan mendapat respon yang luar biasa jika metode riset pemasaran ini anda suguhkan secara positif. Melalui situs web anda, anda dapat memasukkan beberapa pertanyaan (yang tidak mengganggu, sederhana, dan mudah dijawab) untuk memperoleh komentar dan saran dari pengunjung situs web, terutama para pembelanja.

Metode riset pemasaran tersebut merupakan cara yang dipakai kehendak pelanggan terhadap produk kita bukan kehendak kita terhadap produk. Jika hasil riset ternyata berbeda dengan produk yang kita miliki, kita yang harus menyesuaikan produk dengan kemauan dan kebutuhan pasar. Jangan memaksakan diri menjual produk yang tidak dibutuhkan pelanggan. Strategi pemasaran yang diputuskan setelah melalui sebuah riset pemasaran akan memudahkan marketer mencapai target pemasaran yang telah ditentukan. Silahkan pilih metode riset yang sesuai dengan bisnis anda. (Galeriukm).

Sumber:
1. http://www.dokterbisnis.ne
2. http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/01/07/23/73376/memanfaatkan-data-riset-pemasaran

Related posts:

  1. Membangun Strategi Pemasaran Usaha Kecil
  2. Strategi Pemasaran dengan Memberi Gratis
  3. Meningkatkan Pemasaran Dengan Strategi Jemput Bola
  4. Strategi Pemasaran Melalui Kemasan
  5. Mensinergikan Pilar-Pilar Pemasaran


Popularity : 2,582 views

Tags: , ,

4 comments
Leave a comment »

  1. [...] produk dan jasa yang dibutuhkan. Untuk memahami pelanggan perlu dilakukan riset pemasaran. Riset pemasaran merupakan bagian dari strategi pemasaran yang dilakukan  dengan cara survey atau wawancara dengan calon-calon konsumen mengenai apa harapan [...]

  2. [...] strategi pemasaran yang baik dan efektif. Strategi pemasaran yang baik selalu didahului dengan riset pemasaran. Banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang tidak terlalu peduli dengan strategi pemasaran yang [...]

  3. [...] hanya pada aspek melihat ‘potret diri’ seperti riset pemasaran. Meskipun riset pemasaran tetaplah sesuatu yang penting, tetapi proporsinya harus diseimbangkan dengan riset untuk [...]

  4. [...] produk dan jasa yang dibutuhkan. Untuk memahami pelanggan perlu dilakukan riset pemasaran. Riset pemasaran merupakan bagian dari strategi pemasaran yang dilakukan  dengan cara survey atau wawancara dengan calon-calon konsumen mengenai apa harapan [...]

Leave Comment