Mar 22nd, 2010
Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Dengan Kolam Terpal
By galeriukm -- Category: Peluang UsahaPada awalnya tidak ada yang menyangka jika lahan tandus di perbukitan yang sangat sulit mendapatkan sumber air mampu disulap menjadi lahan perikanan yang mendatangkan rezeki bagi masyarakat. Itulah yang dialami masyarakat Naggulan, Kulonprogo. Dengan membangun Kolam Terpal di areal pekarangan rumah ternyata mampu memberikan pemasukan tambahan bagi keluarga yang cukup lumayan. Daerah Nanggulan Kulonprogo Yogyakarta memang memiliki kontur tanah yang berbukit-bukit dan sulit memperoleh air permukaan seperti air sungai danau dan lain sebagainya. Hal ini lah yang pada awalnya menimbulkan pesimisme dan keengganan masyarakat ketika kolam terpal digulirkan sebagai usaha keluarga (Usaha Mikro) di daerah tersebut.
Melihat efektifitas dan nilai ekonomisnya lambat laun konsep perikanan dengan Kolam Terpal ini mulai diterima masyarakat. Saat ini rata-rata setiap keluarga sudah memiliki 2 sampai 3 kolam terpal. Kolam terpal tersebut ada yang digunakan sebagai pemeliharaan benih guramih dan ada yang dipergunakan sebagai pembesaran ikan guramih sampai ukuran konsumsi. pada dasarnya ikan yang dipelihara pada kolam terpal bisa dipilih sesuai dengan keinginan. Yang sudah biasa dilakukan oleh adalah Ikan Lele dumbo dan Guramih.
Budi daya Ikan dengan Kolam terpal di Nanggulan Kulonprogo tidak lepas dari peran Pokdatan Argomino dusun Dengok, Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Melalui konsep yang disebut dengan Mina Kera (Kebun Rakyat) ternyata mampu meningkatkan kesejahteraan dan income tambahan bagi masyarakat sekitar. Mina Kera sendiri diartikan sebagai kegiatan memelihara ikan di lahan pekarangan atau kebun yang bisa dilakukan oleh perorangan secara swadaya atau kelompok.
Mina Kera ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi rakyat dengan memanfatkan potensi lahan pekarangan rumah menjadi lahan yang mampu mendatangkan pendapatan bagi keluarga. Dengan pendekatan pola budi daya yang berkelanjutan dan teknologi yang tepat, memanfaatkan lahan pekarang sebagai Budi daya Ikan merupakan jawaban yang riil. Kolam terpal menjadi pilihan yang cukup rasional, karena biayanya cukup murah.
Perkembangan Budi daya ikan pada kolam terpal ini tidak saja pada daerah-daerah perbukitan di Nanggulan tetapi sudah berkembang di Kulonprogo dan sekitarnya. Budi Daya Ikan Kolam Terpal juga cocok untuk diaplikasikan pada daerah-daerah pesisir pantai yang berpasir. Konsep budi daya ikan Kolam terpal adalah salah satu jawaban dan solusi permasalahan keterbatasan alam. Tidak ada yang tidak mungkin jika ada kemauan. (Galeriukm).
Sumber:
http://ikankolamterpal.blogspot.com
No related posts.

[...] menjadi alternatif yang perlu dicoba. Budi Daya Ikan Lele dumbo dengan Kolam terpal mendatangkan peluang usaha yang cukup menjanjikan dan tidak memerlukan modal usaha yang besar. Analisis budi daya Lele Dumbo [...]
pada awal usaha ikan lele saya bersama ust dullah,tahun 1999.saat itu ikan lele blum begitu pesat dan ramai seperti sekarang ini,pada tahun 2002 kami menjalankan,pembenihan,lavra,atau benih ikan lele,pesananpun belum begitu banyak,pada tahun 2004 kami sedikit menurun,omset yang kami dapt tidak sesuai yang kami harapkan karna ada nya ke gagalan,kami terus berusaha semaksimal mungkin,sampai akhirnya kami temukan sebuah ke ajaiban,yang belum kami temukan pesana demi pesanan selalu datang etiap minggu.omset kami pun meningkat jah dari sebelumnya,yhun 2006 saya menjalankan usaha masing2 saya berusaha sendiri mulai ari nol,setahun kemudian saya mempunyai pekerja 2 orang,allhamdullillah usaha saya pun lancar berkat do’a orang tua serta dorongan dari kawan famili dan saudara,6 bulan kemudian saya punya binaan,sehinggah lapangan untuk usaha ikan lele selalu terbuka untuk saya,bahkan banyak orang yang ingin belajar tentang penyuntikan ikan lele,sehingga saya terjun kelapangan untuk melihat, seberapa banyak pengusaha lele dan pengelola bibit lele d tangerang,setelah saya meninjau ternyata ikan lele begitu pesat dan mudah untuk di kelola oleh masarak kecil,tahun 2008 sampai saat ini saya bersma ust,dullah,maman herdianto.madropi.serta yang lain nya,kami semua berkelompok,agar usaha yang kamijalankan selalu mulus,omset yang kami dapat jauh lebih baik dari semula,kami sekarang menjalankan usaha ikan lele.dari bibit ukuran 23 34 45 56 67 78 89 9 10 11 12,kami menyediakan berbagai ukuran,lele jumbo begitu d gemari oleh masarakat setempat,peluang usaha lele sekarang betu pesat dan ramai di setip pelosok penjuru hampir semua nya ternak ikan lele,saya berharap kepada pengelola maupun petani agar bisa memperkembangkan ikan lele,dengan baik,yang senior maupun yang junior,10 tahun sudah kami berusa menjalankan usaha ini,
Menurut hemat saya, usaha budidaya ikan di lahan yg sempit susah untuk dijadikan sebagai sumber mata pencaharian utama, tapi untuk menambah penghasilan bisa dilakukan
Ada banyak daerah di Jawa ataupun Indonesia yang juga langka air. Barangkali bisa meniru Naggulan, Kulonprogo, Jogja, dengan memasyarakatkan kolam terpal.