Aug 29th, 2010
Peluang Bisnis Kulit Kelinci
By galeriukm -- Category: Peluang UsahaBeternak Kelinci ternyata tidak hanya ditujukan untuk memperoleh daging semata, bulu-bulu kelinci yang indah dan eksotis memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kelinci-kelinci berjenis Rex dan Satin memang dikenal memiliki bulu yang indah sehinga jenis kelinci ini banyak dipelihara untuk diambil kulit dan bulunya. Bisnis pengolahan Bulu kelinci memang masih jarang dan belum banyak ditekuni. Meski demikian Industri kulit dan kulit-bulu (fur) kelinci memiliki prospek pasar yang cerah. Tidak hanya pasar di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Harga per lembar kulit kelinci Rex berbulu prima ukuran 36 x 42 cm saja mencapai lebih dari US$ 11.00.
Pemanfaatan Kulit Kelinci Di dalam negeri, diperlukan untuk membuat kerajinan, interior mobil, boneka, mainan anak-anak,
selendang, tas wanita, aksesori rambut, sepatu bayi, topi, sarung tangan, dan gantungan kunci.
Untuk pasar luar negeri, selain produk di atas, fur digunakan untuk membuat mantel bulu eksotis. Nilai tambah yang dapat diperoleh dari produk fur beragam mulai dari 40% hingga 200%, tergantung jenis produk yang dihasilkan. Nilai tambah tertinggi diperoleh dari mantel bulu, yang dapat mencapai US$ 800-3.000. Pasar utama kulit-bulu mentah adalah Hongkong, China, Tai-wan, dan Korea, sedangkan pasar produk akhirnya adalah Jepang, Amerika, Eropa, dan Timur Tengah.
Peluang Bisnis Kelinci dianggap potensial karena termasuk ternak prolifik yang dapat menghasilkan produk dalam jumlah besar dan dalam waktu relatif cepat. Berbagai jenis kelinci eksotis dipelihara sebagai hewan kesayangan.
Kelinci dapat tumbuh dan berkembangbiak dengan cepat dari pakan hijauan dan limbah pertanian/pangan, dan dapat dipelihara pada skala kecil (pekarangan) maupun skala industri. Kelinci mampu melahirkan 10-11 kali per tahun dengan
rataan 6-7 anak per kelahiran dan beranjak dewasa pada umur 6 bulan. Kelinci juga menghasilkan pupuk bermutu tinggi untuk tanaman hortikultura.
Pengembangan agribisnis kelinci penghasil fur bermutu tinggi memerlukan usaha promosi yang intensif dan kemampuan memasuki pasar atau bahkan menciptakan pasar dari potensi yang telah tersedia ini. Pengembangan peternakan yang menyertakan usaha skala kecil, memberdayaan peternakan rakyat, serta melibatkan koperasi dan industri merupakan salah satu sasaran pengembangan peternakan. (Galeriukm).
Sumber:
http://www.pustaka-deptan.go.id
Related posts:
- Peluang Usaha Ternak Kelinci
- Ketekunan Membuahkan Sukses Beternak Kelinci
- Souvenir Kulit Lantung Bengkulu
- Kerajinan Kulit Bantul
- Ternak Ayam Kampung Peluang Bisnis Untuk Usaha Kecil

Ga Salah nih, harga kulit bulu kelinci US $ 11.oo (setara Rp85.000,-) / lembar (36×42)? Itu harga kalau kita jual sbg peternak/produsen? Kalau kita mau jual lagi sbg pedagang, tentu harga harus lebih murah. Di mana kita bisa beli kelinci hias (dg bulu bagus) dg harga lebih rendah dari itu? Mereka biasa jual paling tidal Rp400-500 ribu/ekor. Sedangkan kelinci blasteran (umumnya afkiran) untuk diambil dagingnya saja harganya sudah Rp25.000/kg keadaan hidup.Mohon penjelasan.