Feb 22nd, 2011
Peluang Usaha Ternak Kelinci
By galeriukm -- Category: Peluang UsahaPada awalnya kelinci merupakan hewan liar yang sulit dijinakkan. Kelinci dijinakkan sejak 2000 tahun silam dengan tujuan keindahan, sebagai bahan pangan dan sebagai hewan percobaan. Hampir setiap negara di dunia memiliki ternak kelinci karena kelinci mempunyai daya adaptasi tubuh yang relatif tinggi sehingga mampu hidup di hampir semua tempat. Ada banyak jenis kelinci yang hidup dan dikembangkan oleh peternak antara lain: American Chinchilla, Angora, Belgian, Californian, Dutch, English Spot, Flemish Giant, Havana, Himalayan, New Zealand Red, White dan Black, Rex Amerika. Kelinci lokal yang ada sebenarnya berasal dari dari Eropa yang telah bercampur dengan jenis lain hingga sulit dikenali lagi.
Jenis New Zealand White dan Californian sangat baik untuk produksi daging, sedangkan Angora baik untuk bulu. Kelinci memiliki beberapa keunggulan yaitu cepat berkembang, mutu daging yang tinggi, pemeliharaan mudah dan rendahnya biaya produksi menjadikan ternak ini sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi didukung dengan permintaan pasar dan harga daging maupun bulu yang cukup tinggi.

Kelinci Hias
Dari beberapa manfaat dan keunggulan tersebut membuat budi daya kelici memilki peluang usaha yang cukup potensial, baik usaha pokok maupun sebagai usaha sampingan. Hasil budi daya kelinci biasanya berupa daging, bulu,kulit, dan kelici hias yang sampai saat ini laku keras di pasaran. Selain itu hasil sampingan budi daya kelinci dapat dimanfaatkan untuk pupuk, kerajinan dan pakan ternak.
Pedoman Budi Daya Kelinci
1. Pemilihan Tempat
Tempat untuk pemeliharaan kelinci diupayakan dekat sumber air, jauh dari tempat kediaman, bebas gangguan asap, bau-bauan, suara bising dan terlindung dari predator. Predator Kelinci antara lain anjing,kucing dan tikus. Terutama untuk kelinci yang masih kecil sangat rawan dimakan hewan-hewan tersebut. Pada saat kelinci masih kecil kandang harus cukup rapat agar tikus dan predator lain tidak bisa masuk ke dalam kandang.
2. Persiapan Kandang
Fungsi kandang sebagai tempat berkembangbiak dengan suhu ideal 21° C, sirkulasi udara lancar, lama pencahayaan ideal 12 jam dan melindungi ternak dari predator. Menurut kegunaan, kandang kelinci dibedakan menjadi
- Kandang induk , Untuk induk/kelinci dewasa atau induk dan anak-anaknya.
- Kandang jantan, khusus untuk pejantan dengan ukuran lebih besar
- Kandang anak lepas sapih.
Untuk menghindari perkawinan awal kelompok dilakukan pemisahan antara jantan dan betina. Kandang berukuran 200x70x70 cm tinggi alas 50 cm cukup untuk 12 ekor betina/10 ekor jantan. Kandang anak (kotak beranak) ukuran 50x30x45 cm.
Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
1. Kandang sistem postal, tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda.
2. Kandang sistem ranch , dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
3. Kandang battery, mirip sangkar berderet dimana satu sangkar untuk satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar), Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid).
Perlengkapan kandang yang diperlukan adalah tempat pakan dan minum yang tahan pecah dan mudah dibersihkan.
3. Pemilihan Bibit Kelinci
Untuk syarat ternak tergantung dari tujuan utama pemeliharaan kelinci tersebut. Untuk tujuan jenis bulu maka jenis Angora, American Chinchilla dan Rex merupakan ternak yang cocok. Sedang untuk tujuan daging maka jenis Belgian, Californian, Flemish Giant, Havana, Himalayan dan New Zealand merupakan ternak yang cocok dipelihara.
1. Pemilihan bibit dan calon induk
Bila peternakan bertujuan untuk daging, dipilih jenis kelinci yang berbobot badan dan tinggi dengan perdagingan yang baik, sedangkan untuk tujuan bulu jelas memilih bibit-bibit yang punya potensi genetik pertumbuhan bulu yang baik. Secara spesifik untuk keduanya harus punya sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak cacat, mata bersih dan terawat, bulu tidak kusam, lincah/aktif bergerak.
2. Perawatan Bibit dan calon induk
Perawatan bibit menentukan kualitas induk yang baik pula, oleh karena itu perawatan utama yang perlu perhatian adalah pemberian pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.
3. Sistem Pemuliabiakan
Untuk mendapat keturunan yang lebih baik dan mempertahankan sifat yang spesifik maka pembiakan dibedakan dalam 3 kategori yaitu:
a. In Breeding (silang dalam), untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik misalnya bulu, proporsi daging.
b. Cross Breeding (silang luar), untuk mendapatkan keturunan lebih baik/menambah sifat-sifat unggul.
c. Pure Line Breeding (silang antara bibit murai), untuk mendapat bangsa/jenis baru yang diharapkan memiliki penampilan yang merupakan perpaduan 2 keunggulan bibit.
4. Reproduksi dan Perkawinan
Kelinci betina segera dikawinkan ketika mencapai dewasa pada umur 5 bulan (betina dan jantan). Bila terlalu muda kesehatan terganggu dan mortalitas anak tinggi. Bila pejantan pertama kali mengawini, sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak. Waktu kawin pagi/sore.
3. Pemeliharaan
1. Sanitasi dan Tindakan Preventif
Tempat pemeliharaan diusahakan selalu kering agar tidak jadi sarang penyakit. Tempat yang lembab dan basah menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.
2. Pengontrolan Penyakit
Kelinci yang terserang penyakit umumnya punya gejala lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Bila kelinci menunjukkan hal ini segera dikarantinakan dan benda pencemar juga segera disingkirkan untuk mencegah wabah penyakit.
3. Perawatan Ternak
Penyapihan anak kelinci dilakukan setelah umur 7-8 minggu. Anak sapihan ditempatkan kandang tersendiri dengan isi 2-3 ekor/kandang dan disediakan pakan yang cukup dan berkualitas. Pemisahan berdasar kelamin perlu untuk mencegah dewasa yang terlalu dini. Pengebirian dapat dilakukan saat menjelang dewasa. Umumnya dilakukan pada kelinci jantan dengan membuang testisnya.
4. Pemberian Pakan
Jenis pakan yang diberikan meliputi hijauan meliputi rumput lapangan, rumput gajah, sayuran meliputi kol, sawi, kangkung, daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang, biji-bijian/pakan penguat meliputi jagung, kacang hijau, padi,kacang tanah, sorghum, dedak dan bungkil-bungkilan. Untuk memenuhi pakan ini perlu pakan tambahan berupa konsentrat yang dapat dibeli di toko pakan ternak. Pakan dan minum diberikan dipagi hari sekitar pukul 10.00. Kelinci diberi pakan dedak yang dicampur sedikit air. Pukul 13.00 diberi rumput sedikit/secukupnya dan pukul 18.00 rumput diberikan dalam jumlah yang lebih banyak. Pemberian air minum perlu disediakan di kandang untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya.
5. Pemeliharaan Kandang
Lantai/alas kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan dan kotoran kelinci setiap hari harus dibersihkan untuk menghindari timbulnya penyakit. Sinar matahari pagi harus masuk ke kandang untuk membunuh bibit penyakit. Dinding kandang dicat dengan kapur/ter. Kandang bekas kelinci sakit dibersihkan dengan kreolin/lysol.
Hama Dan Penyakit
1. Bisul
Penyebab: terjadinya pengumpulan darah kotor di bawah kulit.Pengendalian: pembedahan dan pengeluaran darah kotor selanjutnya diberi Jodium.
2. Kudis
Penyebab: Darcoptes scabiei. Gejala: ditandai dengan koreng di tubuh.Pengendalian: dengan antibiotik salep.
3. Eksim
Penyebab: kotoran yang menempel di kulit. Pengendalian: menggunakan salep/bedak Salicyl.
4. Penyakit telinga
Penyebab: kutu. Pengendalian: meneteskan minyak nabati.
5. Penyakit kulit kepala
Penyebab: jamur.Gejala: timbul semacam sisik pada kepala.Pengendalian: dengan bubuk belerang.
6. Penyakit mata
Penyebab: bakteri dan debu.Gejala: mata basah dan berair terus.Pengendalian: dengan salep mata.
7. Mastitis
Penyebab: susu yang keluar sedikit/tak dapat keluar.Gejala: puting mengeras dan panas bila dipegang.Pengendalian: dengan tidak menyapih anak terlalu mendadak.
8. Pilek
Penyebab: virus. Gejala: hidung berair terus.Pengendalian: penyemprotan antiseptik pada hidung.
9. Radang paru-paru
Penyebab: bakteri Pasteurella multocida. Gejala: napas sesak, mata dan telinga kebiruan. Pengendalian: diberi minum Sul-Q-nox.
10. Berak darah
Penyebab: protozoa Eimeira. Gejala: nafsu makan hilang, tubuh kurus, perut membesar dan mencret darah.Pengendalian: diberi minum sulfaquinxalin dosis 12 ml dalam 1 liter air.
11. Hama pada kelinci umumnya merupakan predator dari kelinci seperti anjing. Pada umumnya pencegahan dan pengendalianhama dan penyakit dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang, pemberian pakan yang sesuai dan memenuhi gizi dan penyingkiran sesegera mungkin ternak yang sakit.
Analisis Ekonomi Budi Daya Kelinci
Analisis ekonomi Budi Daya kelinci sangat beravariasi tergantung jenis kelinci yang dipelihara, kelinci hias memiliki harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan kelinci lokal atau kelinci daging. Berikut Analisis ekonomi budi daya kelinci lokal.
1. Biaya Produksi
-a. Kandang dan perlengkapan Rp. 1.000.000,-
b. Bibit induk 20 ekor @ Rp. 30.000, Rp. 600.000,-
c. Pejantan 3 ekor @ Rp. 20.000,- Rp. 60.000,-
d. Pakan
- Sayur + rumput Rp. 1.000.000,-
- Konsetrat (pakan tambahan) Rp. 2.000.000,-
e. Obat Rp. 1.000.000,-
f. Tenaga kerja 2 x 12 x Rp. 150.000,- Rp. 3.600.000,-
Jumlah biaya produksi Rp. 9.260.000,-
2. Pendapatan
Kelahiran hidup/induk/tahun = 31 ekor
Penjualan:
a. Bibit: 20 x 15 x Rp. 20.000,- Rp. 6.000.000,-
b. Kelinci potong 20 x 15 x Rp. 50.000,- Rp. 15.000.000,-
c. Feses/kotoran Rp. 60.000,-
d. Bulu Rp. 750.000,-
Jumlah pendapatan Rp. 21.810.000,-
3. Keuntungan Rp. 12.550.000,-
4. Parameter kelayakan usaha : – B/C ratio = 2,36
(Galeriukm)
Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas
No related posts.

Info bisnis yg bagus, thanx ya
[...] makanan dapat dicari di sekitar termat tinggal kita dan kelinci mampu berkembang biak dengan cepat. Bisnis ternak kelinci merupakan peluang usaha yang cukup menarik untuk ditekuni. Namun jika tidak hati-hati dalam memberikan makanan kepada [...]
[...] Beternak Kelinci ternyata tidak hanya ditujukan untuk memperoleh daging semata, bulu-bulu kelinci yang indah dan eksotis memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kelinci-kelinci berjenis Rex dan Satin memang dikenal memiliki bulu yang indah sehinga jenis kelinci ini banyak dipelihara untuk diambil kulit dan bulunya. Bisnis pengolahan Bulu kelinci memang masih jarang dan belum banyak ditekuni. Meski demikian Industri kulit dan kulit-bulu (fur) kelinci memiliki prospek pasar yang cerah. Tidak hanya pasar di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Harga per lembar kulit kelinci Rex berbulu prima ukuran 36 x 42 cm saja mencapai lebih dari US$ 11.00. Pemanfaatan Kulit Kelinci Di dalam negeri, diperlukan untuk membuat kerajinan, interior mobil, boneka, mainan anak-anak, selendang, tas wanita, aksesori rambut, sepatu bayi, topi, sarung tangan, dan gantungan kunci. [...]
Datang ke Bedugul Tidak hanya dapat menikmati pemandangan pegunungan yang Indah,
Asri dan Sejuk, seperti : Obyek Wisata Kebun Raya, Danau Beratan, Pasar Wisata, Pura
Ulun Danu dan Masjid Besar Al-Hidayah;
Kita juga dapat menikmati Liburan sambil Belajar Pertanian, seperti :
1. Budidaya Tanaman Strwaberry Organik
2. Budidaya Aneka Tanaman Sayur Organik
3. Beternak Sapi dan Kelinci
4. Agri Training Camp (ATC)
5. Out Bound
6. dll
Anda ingin Belajar bertani Hubungi :
PUSAT PELATIIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) HIDAYAH BALI
CANDIKUNING BATURITI TABANAN BALI 82191
Hubungi : HADIMAN MARZUKI
Hp. 081 338 648 473 http://www.balimuslim.com. email; hidayahbali@yah oo.com
Fasilitas :
1. Instruktur pengalaman di bidangnya
2. Hotel Murah
3. Tenda
4. dll
bagaimana dengan bau ternak kelinci?bisa diatasi dengan cara bagaimana?
SAYA TERNAK KELINCI AUSTRALIA DI BEKONANG, SUKOHARJO. BAGI YANG MEMBUTUHKAN BIBIT DAN INDUKAN KELINCI BISA MENGHUBUNGI ” MAS IPUT ” (0856470595). MAKASIH.
Kalau ad yang jual bulu kelinci ..bisa sms ke 08989269770 lagi butuh nihh
Mohon Info untuk pemasaran kelinci pedaging berikut dengan urine nya….